Grebeg Maulud Agenda Wisata di Kota Madiun

IMG_8010Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, kembali menggelar tradisi perayaan Grebeg Maulud pada tahun 2015 dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriah. Dalam acara yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Madiun tersebut, ribuan warga Kota Madiun dan sekitarnya yang telah berkumpul sejak pagi, berebut berkah yang dilambangkan dalam Gunungan “Jaler” (laki-laki) dan “Estri” (perempuan) yang telah disediakan oleh panitia.

Sebelum diperebutkan, Gunungan Jaler dan Estri yang berisikan buah, sayuran hasil bumi, dan jajanan, dikirab dari Masjid Kuno Taman di Kecamatan Taman lalu berakhir di  Alun-Alun Madiun. Setelah dikirab gunungan tersebut didoakan dan kemudian dibagikan kepada warga yang melihat sebagai perlambang atas berkah dari Tuhan.

“Perayaan Grebeg Maulud dengan kirab Gunungan Jaler dan Estri ini diselenggarakan selain untuk bersyukur kepada Tuhan YME dan peringatan kelahiran Nabi Muhammad, juga untuk melestarikan budaya dan wisata religi tentang penyebaran agama Islam di Kota Madiun,” kata Gandhi Hatmoko, Kepala Dikbudmudora Kota Madiun. Konsep wisata budaya dan religi tersebut, berasal dari sisi religi yang berupa kelahiran nabi besar, sedangkan budaya berupa perkembangan agama Islam yang diajarkan oleh nabi itu sendiri di Madiun secara turun-temurun pada zaman Kerajaan Mataram.
Lebih lanjut Gandhi menjelaskan bahwa ada beberapa agenda yang telah dilaksanakan selama acara Grebeg Maulud tahun ini, di antaranya ziarah ke makam kuno di Makam Kuncen (makam pendiri Madiun), berbagai macam lomba, dan juga pameran hasil karya seni.
IMG_7987
Wali Kota Madiun Bambang Irianto berharap kegiatan tahunan itu bisa menjadi ikon Kota Madiun sebagai salah satu kegiatan wisata religi dan budaya sehingga ke depan juga bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Madiun.
“Diharapkan, dalam penyelenggaraan setiap tahunnya dapat lebih baik dan meriah sehingga Grebeg Maulud Nabi bisa menjadi ikon dan agenda kunjungan wisata tiap tahunnya di Kota Madiun,” ujar Bambang Irianto.

Leave a Reply